BGN Tingkatkan Pengawasan Keamanan Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis
Published 4 hours ago
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada siswa tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga aman, higienis, dan layak dikonsumsi. Pengawasan dilakukan sejak proses persiapan bahan makanan hingga makanan diterima oleh para siswa di sekolah.
Salah satu upaya yang dilakukan BGN adalah memperketat pengawasan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap tahapan produksi makanan harus dipantau secara teratur, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, pengecekan makanan matang, pengemasan, hingga pengiriman makanan ke sekolah. Sistem pengawasan yang lebih terstruktur diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam proses pengolahan maupun distribusi makanan.
BGN juga menempatkan Person in Charge (PIC) atau petugas penanggung jawab di setiap sekolah. PIC memiliki peran penting dalam melakukan pemeriksaan makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Petugas tersebut tidak hanya berasal dari tenaga pendidik, tetapi juga dapat melibatkan tenaga administrasi atau tata usaha agar proses pengawasan berjalan lebih optimal.
Sebelum makanan dibagikan, PIC perlu memastikan kondisi makanan masih baik dan sesuai dengan standar keamanan pangan. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui pengamatan terhadap kondisi makanan, penciuman, serta pengecekan lainnya untuk mengetahui apakah terdapat perubahan yang tidak normal. Apabila ditemukan makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi, makanan tersebut harus dipisahkan dan tidak boleh diberikan kepada siswa.
Selain melakukan pemeriksaan, pengawasan keamanan pangan dalam Program MBG juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi bagi peserta didik. Dengan adanya pengawasan yang lebih intensif, setiap pihak yang terlibat dalam proses penyediaan makanan memiliki tanggung jawab yang lebih jelas terhadap kebersihan, keamanan, dan kualitas makanan yang disajikan.
Penerapan sistem pengawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Melalui koordinasi antara BGN, SPPG, sekolah, serta petugas PIC, pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih aman dan terkontrol sehingga tujuan utama program dalam menyediakan makanan bergizi dan berkualitas bagi siswa dapat tercapai dengan lebih baik.